Besarnya pembiayaan yang dapat diberikan akan tergantung pada hasil analisis atas profil Wira UKM dan usahanya. Pembiayaan diberikan sesuai kebutuhan pembiayaan yang diperlukan untuk mendukung perkembangan usaha Wira UKM. Adapun berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 77/POJK.01/2016, batas maksimum pemberian pinjaman kepada satu orang peminjam adalah sebesar Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah), sehingga apabila kebutuhan melebihi nominal tersebut, maka maksimal pembiayaan yang dapat diberikan tetap mengikuti ketentuan batas maksimum tersebut.